Profil PT Indofood – Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) merupakan keliru satu perusahaan raksasa di Indonesia yang bergerak di bidang pengolahan makanan. Di dirikan pada th. 1990, perusahaan ini udah berevolusi menjadi pemimpin pasar di dalam bermacam kategori produk makanan, layaknya mie instan, bumbu penyedap, minuman, dan produk olahan lainnya.
Hingga kala ini, Indofood tercatat menjadi keliru satu emiten bersama dengan angka transaksi harian yang tinggi di Bursa Efek Indonesia. Seperti apa sih profil perusahaannya? Yuk liat artikel berikut ini sampai selesai!
Profil Indofood
Nama: PT Indofood Sukses Makmur Tbk
Kode Saham: INDF
Di dirikan Tanggal: 14 Agustus 1990
Pendiri: Sudono Salim
Kantor Pusat: Jakarta, Indonesia
Situs Web: https://www.indofood.com/
Produk: Mie instan, bumbu masak, minuman, produk olahan lainnya
Anak Perusahaan: Indofood CBP Sukses Makmur, Indofood Noodle Products, Indofood Frito Lay Indonesia, Indofood Beverage Sukses Makmur, PT Santosa Agroplasma, PT Indofood Agri
Sejarah Indofood
Cerita perjalanan usaha Indofood di awali berasal dari sebuah perusahaan kecil bernama PT Lima Satu Sankyu pada April 1968. Kemudian perusahaan ini berganti nama menjadi PT Lima Satu Sankyu Indonesia pada th. 1977. Tak lama, perusahaan ini kembali berubah nama menjadi PT Supermie Indonesia, ikuti brand mie instan yang di produksi oleh mereka yaitu Supermie.
Lalu pada th. 1970, terlihat perusahaan baru bernama PT Sanmaru Food Manufacturing yang mengolah mie instan bersama dengan brand Indomie. Lalu pada th. 1986, perusahaan induk PT Sanmaru yang bernama Jangkar Jati Group mengambil keputusan untuk mendirikan perusahaan baru bernama PT Indofood Interna Corporation. Lantas PT Indofood Interna Corporation ini menyita alih saham PT Supermie Indonesia.
Sejak mendapat dana segar berasal dari IPO, Indofood bagaikan kereta api yang melaju terlalu kencang, tak henti-hentinya jalankan akuisisi strategis untuk memperkuat posisi di industri pangan Indonesia. Sebut saja pabrik penggilingan gandum Bogasari yang di akuisisi Indofood pada th. 1995. Ada pula usaha perkapalan PT Pelayaran Tahta Bahtera yang di akuisisi th. 1997.
Pada th. 2007, Indofood mencatatkan saham grup agribisnis mereka, Indofood Agri Resources Ltd. di Singapore Stock Exchange.
Kembali, sesudah mendapat dana segar berasal dari IPO, Indofood Agri Resource Ltd jalankan akuisisi beberapa perusahaan besar. Mulai berasal dari PT PP London Sumatra Indonesia Tbk, sampai perusahaan gula yang bernama PT Lajuperdana Indah.
Indofood Agri Resource Ltd termasuk melebarkan sayap ke usaha dairy bersama dengan mengakuisisi saham PT Indolakto, keliru satu produsen produk dairy ternama di Indonesia.
Saat ini, Indofood udah menjadi keliru satu perusahaan terbesar di Indonesia bersama dengan jaringan distribusi yang luas dan produk-produknya yang udah mendunia. Perusahaan ini konsisten berinovasi dan mengembangkan produk-produk baru untuk mencukupi keperluan customer yang semakin beragam.
Misal saja pada th. 2013, Indofood melebarkan kegiatan usaha gula mereka ke Brazil dan Filipina lewat penyertaan saham di Companhia Mineira de Açúcar e Álcool Participações dan Roxas Holdings Inc.
Lalu th. 2014, Indofood merasa melebarkan sayap ke usaha AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) bersama dengan mengakuisisi perusahaan yang mengolah AMDK bermerek “Club”.
Indofood tak berhenti di zona nyaman. Perusahaan ini konsisten berinovasi dan mengembangkan produk-produk baru untuk mencukupi keperluan customer yang semakin beragam. Komitmen Indofood pada keberlanjutan termasuk patut diacungi jempol.
Di samping itu, Indofood termasuk udah menerapkan bermacam program ramah lingkungan, layaknya pemanfaatan kekuatan terbarukan dan pengurangan limbah kemasan. Dengan komitmen dan inovasi yang tak kenal henti, Indofood dipercayai banyak orang bakal konsisten berkembang dan menjadi perusahaan kebanggaan Indonesia di kancah internasional.
Produk-Produk Indofood
Lini usaha Indofood terbagi ke di dalam 4 kategori utama, yaitu Consumer Branded Product, Bogasari, Agribisnis, dan Distribusi. Di tiap tiap lini bisnis, Indofood mengolah produk yang berbeda-beda pula.
1. Consumer Branded Product (CBP)
Indofood CBP punya beberapa produk di antaranya mie instan (Indomie, Supermie, Sarimi, Intermie), lalu adapun produk dairy merasa berasal dari susu ultra-high temperature (UHT) bersama dengan brand Indomilk, susu steril di dalam botol, krimer kental manis, sampai es krim.
Di luar itu, Indofood CBP termasuk mengolah beberapa makanan ringan layaknya chitato, chiki, dan jetz. Ada pula usaha penyedap makanan di dalam bermacam brand layaknya magic lezat, bumbu racik instan, dan termasuk usaha minuman kemasan.
2. Bogasari
Selanjutnya ada Indofood Bogasari, di mana grup ini mengolah bermacam macam tepung terigu di dalam bermacam brand layaknya kunci biru, cakra kembar, sampai segitiga biru.
Selain itu, bogasari termasuk di kenal sebagai produsen pasta terbesar di asia tenggara gara-gara mengolah pasta bogasari bersama dengan brand La Fonte.
3. Agribisnis
Di lini agribisnis, Indofood mengelola lebih berasal dari 300 ribu hektar perkebunan sawit dan mengolah minyak nabati. Di luar itu, di lini agribisnis pun Indofood mengolah karet remah, karet lembaran, gula, termasuk ada pabrik kakao dan pabrik teh.
Beberapa brand yang di hasilkan berasal dari lini usaha ini di antaranya adalah delima, bimoli, palmia, royal palmia, sampai amanda.
4. Distribusi
Di lini usaha yang satu ini, indofood tidak mengolah produk apa-apa. Melainkan berfokus cuma sebagai distributor atau penyalur produk-produk Indofood yang udah diproduksi di tiga lini usaha yang udah disebutkan sebelumnya.